Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Movies

Review Drakor Hellbound Netflix, Antara Dosa, Mati, dan Keserakahan Manusia

Anaknya Song Sohyun. Dalam tiga hari, pada pukul 21.30,  kau pasti akan masuk ke neraka. Mati. Satu kata yang mungkin paling banyak dikhawatirkan oleh kebanyakan manusia. Namun, "neraka" bisa mennjadi salah satu kata yang paling ditakuti oleh beberapa orang di dunia yang mempercayai adanya kekuatan Tuhan, dimana Ia menjanjikan kehidupan menyakitkan di neraka bagi siapa pun yang melanggar perintah-Nya. Tapi pertanyaannya adalah, adakah manusia yang benar-benar bersih dari dosa? Rasanya, setiap manusia pasti punya kesalahan yang berujung dosa. Hanya bayi lah yang dianggap masih suci tanpa ternoda sedikit pun. Setidaknya itu yang dipercayai oleh sebagian besar masyarakat Korea Selatan saat itu. Sayangnya, beberapa orang juga ada saja yang tidak percaya Tuhan dan mengabaikan berbagai macam Agama. Hingga suatu hari, di suatu titik tertentu, kejadian supranatural mengubah pola pikir masyarakat Korea Selatan.  Sebuah agama baru muncul, mengubah Korea Selatan menjadi negara pembunuh,

Review dan Sinopsis Drakor Awaken, Memonsterkan Manusia Demi Keabadian

Aku sendirian di jalanan yang kosong. Matahari sedang bersinar terang. Tapi jam yang tak mungkin salah, menunjukkan waktu tengah malam. Aku jadi penasaran, apakah ini siang atau malam? Manusia disebut sebagai makhluk ciptaan paling sempurna. Bukan karena mereka selalu berbuat baik dan pintar, tapi karena manusia memiliki akal dan perasaan yang kadang bisa membawa hal baik, nggak jarang juga melakukan hal buruk tanpa pandang bulu.  Itulah yang membuat manusia disebut sebagai makhluk sempurna. Berkat akal dan perasaan yang tidak dimiliki makhluk lain, manusia bisa berkembang lebih cepat. Hal ini juga yang membuat manusia menjadi makhluk yang selalu merasa tidak puas.  Beberapa orang mendambakan kehidupan yang abadi. Akhirnya, manusia pun mencari cara agar mereka tetap hidup dan berkuasa selama sisa hidupnya. Mereka rela menghilangkan perasaan manusiawinya dan menggas akalnya demi mencapai tujuan itu.  Mereka juga tidak segan membunuh rasa kemanusiaan seseorang dan menjadikannya seperti &

Review & Sinopsis DraKor My Name: "Aku Rela Menjadi Monster"

"Sanggupkah kau menjadi monster?" "Karena keraguanku, aku kehilangan orang berharga lagi. Orang yang memahami rasa sakitku. Tempatku bergantung. Aku rela menjadi..... monster." Monster, sebuah kata untuk mendeskripsikan sesuatu yang mengerikan. Tidak perlu berwujud tinggi, besar, menyeramkan, cukup dengan sikap dan berperilaku tanpa rasa kemanusiaan pun sudah layak disebut sebagai monster. Pembunuh berdarah dingin, tak mengenal ampun, tanpa peduli bahwa nyawa manusia itu berharga, pun bisa disebut sebagai monster. Inilah kisah Yoon Jiwoo, seorang wanita yang diselimuti oleh dendam sejak kematian sang ayah. Dendamnya semakin mengerak ke akar, setelah si pembunuh membunuh orang terkasihnya. WARNING! Artikel mengandung spoiler. Sinopsis Drakor My Name "YOON JIWOO, PECANDU, BODOH, MATI KAU, DASAR PECANDU GILA, JALANG" Trakk... Diletakkannya sebuah ponsel lengkap dengan earphone di atas meja yang penuh dengan coretan kebencian dari semua teman sekelasnya. Gadis

Review dan Sinopsis Film Memoir of A Murderer, Kenangan Pembunuh Berantai!

"Pembunuhan bukan hal yang lazim." "Bisa jadi lazim, Eun Hee-ya..." "Karena aku adalah seorang pembunuh." Percakapan singkat antara seorang ayah dan anak perempuannya di menit-menit awal film mulai menjadi momok penting bagi penontonnya. Dari awal Memoir of A Murderer selalu menyebutkan kata 'bunuh' dan 'pembunuhan' berulang kali seolah menekankan bahwa ini adalah film yang sarat dengan aksi pengambilan nyawa seseorang tanpa ampun.  Lantas, apa maksud ucapan Kim Byeong-Soo kepada sang anak perempuannya, Kim Eun-Hee tadi? Benarkah Byeong-Soo adalah seorang pembunuh? Sinopsis Seorang perempuan muda datang ke kantor polisi. Dia masuk ke dalam kantor polisi dengan tergesa, wajah panik dan mata terbelalak. Ada seseorang yang ia cari. Saat menemukannya ia langsung berteriak dengan nada khawatir. "Ayah! Kau baik-baik saja?" Eun Hee mengelus lembut dan penuh kasih sayang pipi ayahnya. Rasa lega namun masih dengan perasaan khawatir tetap m

Review dan Sinopsis Film Korea Pandora: Drama dengan Bumbu Sains

Aku ingin hidup bahagia  Kenapa aku tidak bisa hidup bahagia?  Itu bukan permintaan yang sulit  Kenapa aku harus hidup seperti ini? Kenapa?  Apa aku melakukan kesalahan?   A ku salah apa sampai hidup seperti ini?  Aku tidak ingin mati. Aku sangat takut... Pandora, sebuah film yang menyentuh sisi kemanusiaan penontonnya, menyentuh hati setiap penontonnya melalui kisah bencana terjadinya malfungsi Nuclear Power Plant. Pandora, sebuah film yang menyentuh hingga akhir meski dibubuhi oleh pendekatan sains tapi tidak mengurangi rasa pilu di hati para penontonnya, inilah kisah Jae-Hyeok sang penyelamat untuk kota kecilnya. Sinopsis Film Pandora "Hey, kamu tahu nggak apa yang ada di dalam Power Plant itu?" "Memangnya apa?" "Ada robot sangat besar di dalamnya!" "Diam kamu bodoh! Isinya bukan robot, tapi itu Rice Cooker!" "Tsk... Siapa yang bilang begitu?" "Kakak ku yang bilang, kok ! Katanya Rice Cooker itu merebus air dan bisa menghasilkan

Sinopsis dan Review Drakor Mouse, Tikus Psikopat!

"Aku ingin bertanya padamu, Tuhan." "Apakah kau juga berpikir bahwa aku berbeda?" "Mereka selalu bilang bahwa aku berbeda." "Sejak awal. Sejak aku lahir, mereka bilang aku berbeda" Kata "berbeda" selalu ditekankan dalam drama berjumlah 20 episode ini. Yang terlintas di benak ku pertama kali menontonnya mungkin berbeda karena sifat? Sikapnya? Entahlah, di menit awal masih agak samar.  Sampai pada akhirnya aku mulai mengerti setelah menghabiskan satu episode pertama, drama Korea yang dibintangi Lee Seunggi ini punya tema pembunuhan dan mengangkat kisah psikopat gila. Kegilaan psikopat di drama Mouse bikin geregetan dan bikin penonton berprasangka buruk selama beberapa episode, hingga akhirnya....... DISCLAIMER: Review di bawah ini mungkin mengandung spoiler yang kurang nyaman untuk dibaca. Sinopsis Drakor Mouse "AAAAAAAAaaaaaaaaaaa......!!!!!!" Teriakan sekumpulan anak TK menggemparkan ruangan itu. Mereka lari tunggang langgang