Review Drama Taxi Driver, Biarkan Kami Membalas Dendam Untukmu

review drama taxi driver

Halo, terimakasih telah mengunjungi Taksi Mewah Pelangi. Jika ingin menghukum orang-orang yang menganiayamu, tekan tombol biru sebelah kiri. Jika tidak, tekan tombol merah di bagian kanan.

Hukum di sini sangat bobrok. Para penegak hukum, katanya. Tapi, menangkap penjahat pun tidak sanggup. Mereka justru membiarkan para pelaku kejahatan lolos dengan mudah. Alasannya pasti selalu "kekurangan bukti" atau... "sudah habis masa batas hukumannya." 

Mereka tidak pernah memikirkan perasaan korban sedikit pun. Mereka tidak tahu bagaimana korban hidup dalam rasa takut, penuh kecurigaan, merasa tidak aman setiap kali berada di luar rumah. Apalagi ini pelakunya masih berkeliaran dengan bebas. Hukum macam apa ini?!

Oke, aku setuju dengan atasanku, Jang Sung Chul, untuk menghukum para pelaku kejahatan dengan cara yang berbeda. Tidak peduli dengan hukum yang berlaku. Kami tim Taksi Mewah Pelangi akan melakukan apapun untuk membela korban.

WARNING! Artikel mengandung spoiler.

  • Tayangan: Netflix (link nonton Taxi Driver)
  • Genre Film: Action, Thriller, Mystery, Drama
  • Tanggal Rilis: April 2021
  • Jumlah Episode: 16
  • Durasi Per Episode: 1 jam
  • Pemain: Lee Je Hoon (Kim Do Gi), Esom (Kang Ha Na), Kim Eui Sung (Jang Sung Chul), Pyo Ye Jin (Ahn Go Eun), Cha Ji Yeon (Baek Sung Mi), Jang Hyuk Jin (Choi Kyung Goo), Bae Yoo Ram (Park Jin Eon)

Sinopsis Drama Taxi Driver

Sinopsis taxi driver

"Ibu... Aku mohon.. Aku tidak ingin mati.."

Tangisan itu pecah dari mulut dari seorang gadis dengan pakaian lusuh. Tangannya dipenuhi oleh perban yang berdarah-darah. Wajahnya memar di bagian sana sini seperti bekas pukulan dan tamparan. Dia terus menangis dengan nada bergetar rintih sambil berdiri di tepian Sungai Han. Ya, dia bermaksud untuk bunuh diri. Tapi... dia sebenarnya tidak ingin mati. 

JANGAN MATI! KAMI AKAN MEMBANTU UNTUK BALAS DENDAM

Begitulah tulisan yang diliatnya sebelum melompat dari jembatan sungai Han. Hingga akhirnya, Kang Maria memutuskan untuk balas dendam. 

Tak disangka, Maria dijemput oleh sebuah mobil taksi super mewah. Supir taksi itu sangat dingin. Tetap bungkam. Ekspresinya seolah tidak peduli. Namun, ia mendengarkan Maria dengan seksama.

Kisah Maria sangat pilu. Ia adalah manusia spesial berkebutuhan khusus. Selama hidup, ia besar dan tumbuh di panti asuhan. Ketika memasuki usia dewasa, Maria diperbolehkan untuk pergi dari panti asuhan dan mendapatkan pekerjaan layak seperti orang pada umumnya.

Beruntunglah pihak panti mengenal seseorang yang sering mengantarkan anak-anak panti untuk bekerja di sebuah pabrik. Bukan cuma soal tawaran pekerjaan saja, ia juga menjamin kehidupan Maria yang layak dengan adanya fasilitas asrama dan makan gratis di tempat kerja. So... tempting, too good to be true.

Namun, Maria adalah anak polos. Pihak panti juga amat percaya pada orang itu. Semua hal yang terlihat baik itu berubah menjadi neraka bagi Maria. Ia dipekerjakan sangat tidak layak. Jika berbuat salah, ia akan disiksa habis-habisan oleh pemilik pabrik. 

Asrama? Cihh... itu hanya bualan. Jangankan tempat tidur yang layak, makan untuk sehari-hari pun sungguh tak masuk akal. Berkali-kali Maria ingin kabur, namun selalu saja tertangkap. Apalagi polisi setempat sudah disogok oleh pihak pabrik sehingga kisah Maria pun hanya dianggap angin lalu.

Tidak heran kenapa Maria begitu ingin balas dendam. Manusia-manusia biadab itu memang patut dihukum. Tidak, mereka tidak bisa dikatakan manusia. Begitulah pikiran Kim Do Gi, sang supir taksi mewah, setelah mendengar kisah Maria.

Usai bercerita, Maria diturunkan di sebuah toko kelontong yang memiliki sebuah permainan klasik seperti Ding Dong. Di sana, Maria harus memasukkan koin agar misi balas dendam bisa dieksekusi oleh para tim Taksi Mewah Pelangi.

"Halo, terimakasih telah mengunjungi Taksi Mewah Pelangi. Sebelum memulai, ada beberapa aturan demi keselamatanmu. Pertama, argo taksi akan tetap berjalan selama misi balas dendam. Kedua, setelah misi selesai, kau dilarang menceritakan hal ini kepada siapa pun. 

Jika sudah mengerti silakan menentukan pilihan. Jika ingin menghukum orang-orang yang menganiayamu, tekan tombol biru sebelah kiri. Jika tidak, tekan tombol merah di bagian kanan."

Tanpa ragu, Maria pun langsung menekan tombol warna biru. Ia sangat ingin para pelaku dihukum. Tidak peduli metode apa yang akan menghukum mereka. Yang jelas, Maria amat dendam pada para pelaku.

Oke, saatnya di sini kami akan mengeksekusi. Tim Taksi Mewah Pelangi hanya ada 5 orang. Jang Sung Chul (ketua tim), Kim Do Gi (supir), Ahn Go Eun (IT), Park Ji Eon dan Choi Kyung Goo (mekanik). Ketua tim akan melakukan mind maping. 

Kemudian, semua rencana dieksekusi ke lapangan oleh Do Gi, Park Ji Eon, dan Kyung Goo. Sedangkan Ahn Go Eun bertugas memantau dari jarak jauh untuk kebutuhan yang bersangkutan dengan teknologi, entah itu manipulasi telepon, CCTV, hingga mencuri data di laptop lewat jarak jauh.

Setelah eksekusi balas dendam usai, mereka tidak langsung membawa pelaku ke ranah hukum. Jang Sung Chul dan Kim Do Gi akan menggeret pelaku ke tempat hukuman paling tidak manusiawi. Jang Sung Chul menyewa sebuah ruangan sempit dimana pelaku akan dikurung di sana tanpa makanan layak, bahkan tidak bisa berdiri!

Semua kurungan itu ternyata dimiliki oleh Baek Sung Mi, seorang wanita berprofesi sebagai lintah darat yang kejam. Premannya ada dimana-mana! Motto hidupnya adalah, dia tidak akan peduli dengan urusan orang lain selama itu menghasilkan uang. Makanya, dia menyediakan 'penjara' gila itu untuk kemudian disewakan pada Jang Sung Chul.

Jangan heran dengan pelaku yang menghilang tanpa jejak, karena semua pelaku memang dikurung bagai binatang. Tapi yang lebih gila, ternyata Sung Mi memanfaatkan para kriminal terkurung itu untuk dijual organnya. Tentu saja Sung Chul tidak mengetahui hal ini.

Hingga suatu hari, ada seorang jaksa yang 'mencium' keganjalan dari hilangnya para pelaku kriminal. Ia pun langsung menyelidikinya secara menyeluruh. Penemuan atas penyelidikannya itu membawa Ha Na pada Taksi Mewah Pelangi. 

Penyelidikan Ha Na pun ternyata mendekatkannya dengan Do Gi. Tapi... Ha Na tahu.. ada yang tidak beres dengan si supir taksi ini. Akhirnya Jaksa Ha Na mengetahui apa yang dilakukan Do Gi dan berniat memenjarakannya. Namun... hati Ha Na pun luluh ketika ia mengetahui secara jelas motif Do Gi dan tim Taksi Mewah Pelangi melakukan balas dendam itu.

Baca Juga: Review Series The Gifted S1

Alur Rapi dengan Mengangkat Isu Krusial

taxi driver korean drama

Dari awal hingga akhir, nggak ada kata bosan untuk terus mantengin kisah Kim Do Gi cees menumpas kejahatan dengan cara balas dendam. Ceritanya sangat jelas. Tujuannya terarah sehingga penonton nggak perlu effort untuk merangkai setiap puzzle misteri yang ada.

Ini adalah drakor kriminal yang sangat rapi dalam menceritakan sebuah alur. Nggak ada hal bertele-tele, karena mereka menggunakan alur maju. Kalau pun ada alur mundur, hanya sekilas saja berupa flashback dari kisah masa lalu setiap pemerannya.

Yang paling menariknya lagi, di sini setiap episodenya membawa kisah balas dendam yang beragam. Bahkan, semua cerita balas dendam ini selalu mengangkat isu-isu krusial yang sering terjadi di masyarakat, terutama perempuan.

Di awal episode, penonton langsung disuguhkan dengan kisah pilu dari Maria. Drama ini seolah mau menunjukkan bahwa orang berkebutuhan khusus masih saja dianggap remeh. Padahal, Maria sendiri digambarkan memiliki karakter yang cerdas, polos, dan baik.

Kepolosan Maria juga dimanfaatkan oleh pimpinan pabrik. Bahkan ia juga diperkosa, namun Maria nggak pernah sadar bahwa itu adalah pelecehan seksual. Sungguh memilukan. Tapi, kisah seperti ini bukan hanya pada Maria saja.

Ada kisah flashback dari kakak Go Eun yang bunuh diri akibat video seks dengan sang pacar tersebar. Pacar kakak Go Eun memang kurang ajar. Ia sengaja menyebarkan video itu, bahkan videonya dijual ke situs porno! Yang paling mengerikan lagi adalah saat pacarnya mengatakan:

"Tenang saja, penonton video seks hanya memerhatikan pemeran wanitanya."

Sungguh miris tapi mungkin hal seperti ini benar terjadi di kehidupan masyarakat. Di drama ini juga ingin menekankan, bahwa keadilan untuk perempuan sangatlah minim. Video seks tersebar tapi yang disorot hanyalah wanita saja, padahal di situ ada pelaku laki-lakinya. Tapi... laki-laki itu tidak pernah diungkit sama sekali.

Tidak Perlu Meragukan Sinematografi dan Kualitas Akting!

pemeran taxi driver

Kelam. Gelap. Suram. Namun, drama ini tidak sesuram Beyond of Evil atau pun Signal. Di sini justru memberikan kesan suram yang estetik dengan memberikan tone warna agak oranye dan merah. Menurutku, sentuhan dua warna tadi memberikan kesan balas dendam serta emosi terhadap ketidakadilan yang ada.

Oh iya, kalau diperhatikan, di sini juga sengaja menggunakan kata 'mewah' berulang kali. Berdasarkan pendapatku, kesan mewah sini sengaja ditonjolkan untuk memberikan nuansa elegan. Mereka ingin memperlihatkan bahwa metode balas dendamnya ini sangat elegan namun brutal.

Kemarahan, emosi, dan dendam yang menohok itu bisa disampaikan dengan gambaran tenang, padahal brutal. Dan satu lagi, Kim Do Gi selalu mengenakan kostum jaket kulit berwarna hitam, lengkap dengan kacamata hitam dan sarung tangan hitam. Kalau dipikir-pikir, ini adalah gaya berbusana yang garang tapi terkesan elegan, bukan?

Nah, kalau menyoal teknik pengambilan gambar, nggak ada yang istimewa. Di awal, mereka menggunakan teknik establishing shoot dimana menyorot keadaan sekitar dulu baru fokus pada subjek tertentu. Ditambah lagi, point of view-nya juga seolah penonton benar-benar menyaksikan kejadiannya, hanya menontonnya saja tanpa terlalu terlibat ke dalamnya.

Namun, keterlibatan penonton ini lebih pada emosi yang ditampilkan dari para aktor dan aktrisnya. Meski kita hanya 'menonton' kejadiannya, tapi bisa merasakan kebencian yang mendalam terhadap pelaku. Kita juga akan merasa setuju dengan tindakan Taksi Mewah Pelangi. 

Semua perasaan itu muncul berkat sinergi akting yang ditampilkan para aktor dan aktrisnya. Mereka semua bisa memainkan emosi lewat ekspresi dan permainan tatapan mata yang begitu mendalami perannya. Nggak cuma itu, permainan mata tadi bisa menggambarkan berbagai emosi yang ada di dalam drama ini. Good job!!

Baca Juga: Review DraKor Mad Dog

Ending Drama Kurang GONG!

drakor taxi driver

Dua episode terakhir agaknya membuatku sedikit kecewa. Penutup cerita drama kurang gereget dan justru kurang bisa menampilkan emosi. Kesan buru-buru selesai juga terpancar di episode 15 dan 16. Dua episode terakhir ini akan mengungkapkan kisah masa lalu dari Kim Do Gi.

Dia punya trauma yang sangat buruk karena ibunya tewas dibunuh oleh pembunuh berantai. Ada plotwist di sini, tapi nggak bikin kaget malah memberikan kesan yang aneh. Pelaku pembunuhan ibu Do Gi sudah ditangkap dan dipenjara selama 20 tahun.

Selama 20 tahun, sampai pelakunya bebas, ternyata... polisi salah menangkap pelaku. Tiba-tiba, muncul lah pelaku pembunuhan berantai yang mendapat vonis hukuman mati. Dia langsung mengaku bahwa dialah yang membunuh ibu Kim Do Gi. Terasa aneh, bukan?

Padahal pelaku aslinya nggak pernah diungkit atau diperlihatkan sejak episode pertama hingga episode 13. Karakter ini tiba-tiba saja muncul dan mengobrak-abrik perasaan Do Gi, yang justru aku nggak melihat emosi Kim Do Gi di sini natural.

Meski dua episode terakhir terasa kurang mengena untuk ku, tapi sebenarnya banyak elemen menarik yang dimunculkan oleh drama ini. Aku menyukai bagaimana Taxi Driver memberikan isu mengenai kasus yang sangat dekat dengan masyarakat. 

Selain itu, aku sangat mengapresiasi akting para pemainnya, baik dari pemain utama hingga figuran. Ditambah lagi, alur yang rapi membuat penonton lebih mudah mencerna informasi. Pesan dari drama ini juga tersampaikan dengan mulus. Jadi, apa kamu mulai tertarik nonton dramanya?

Comments

  1. Wah, namanya sih keren dan menarik ya, Taksi Mewah Pelangi. Tetapi ini penuh dengan balas dendam bagi orang-orang yang tersakiti :( Brutal tapi diperlihatkannya secara elegan wuih. Iya ya soal video porno dan semacamnya, lebih ke perempuan yang disorot, lelakinya jarang2 dan ga begitu diekspos...hmmm...

    ReplyDelete
  2. Bicara soal film korea ini memang sungguh punya banyak daya tarik ya, kadang aku tuh sampai mikir, kok bisa ya buat film sekreatif itu kok sampai berpikir gitu ya, oh iya ya bisa juga yaa.

    Thanks kak atas rekomendasinya.

    ReplyDelete
  3. walaupun jalur ceritanya rapi, kualitas pemain ciamik dengan sinematografi yang super kece sayang tak ditutup dengan ending yang sempurna hehehe.

    ReplyDelete
  4. Cara membalas dendamnya bikin greget dan menegangkan, tp syg aq sempet nametin krn banyaknya drama lain hahah

    ReplyDelete
  5. Ceritanya sangat unik ya, jadi tertarik nonton. Menurut saya aksinya mirip-mirip sama Batman, dia jadi pahlawan untuk membela orang-orang yang tertindas dari para penjahat maupun orang korup. Si pelaku sama-sama disiksa,dulu baru dijeblosin ke penjara.

    ReplyDelete
  6. Wow! Sampai nahan napas dan ikutan degdegan saya baca ulasan ini. Tampaknya ini sebuah cerita yang bagus. Menyentil banyak isu penting yang selama ini antara diabaikan dan diperhatikan.

    ReplyDelete
  7. baca review disini, eh langsung penasaran dan coba liat filmya. ternyata seru juga, bergenre aksi dicampur agak sedikit romantis dan komedi jadi terasa lengkap plus gak ngebosenin,

    ReplyDelete
  8. Daku suka banget endingnya karena si jaksa akhirnya gabung dengan tim mereka aih spoiler hehe tapi ngeri ya ketika penegak hukum asli korup muncullah geng seperti taxi driver ini semoga negara kita aman-aman saja

    ReplyDelete
  9. Waduh, aku baca ulasannya aja dah ikut geregetan, Kak. Beneran pengin nonton, mau cari ah di viu ada kali ya. Seneng sama film dengan pembalasan dendam atas pihak yg zalim begini, sebagai pelajaran buat penjahat dan hukum yang mati suri. Apalagi kalau Korea Selatan yang garap, pasti jos....

    ReplyDelete
  10. Duh baru baca aja udah berasa geregetan dan deg-degannya..
    Masuk list yg kudu ditonton ini..πŸ˜†

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Urutan Member NCT 2021 dari yang Tertua hingga Termuda

Urutan Member NCT Dream Tertua Hingga Termuda, Siapa Biasmu?

Profil dan Urutan Member Stray Kids Tertua hingga Termuda