Skip to main content

Sinopsis & Review Drama Korea Mr.Queen, Jiwa Ratu yang Tertukar!

Aku memang suka nonton drakor, tapi genre drakor yang ditonton lebih serius, seperti politik, kriminal, pembunuhan, suspense, dll. Jarang banget ngelirik drakor yang membawa tema kerajaan. Tappi, khusus untuk Mr. Queen ini pengecualian, justru aku sangat tertarik untuk ngikutin drama ini dari awal sampai akhir.

Sempat sedih juga saat penayangan episode terakhir, rasanya pengen terus lanjut aja dramanya. Ketertarikan ku terhadap drakor Mr. Queen ini bukan tanpa alasan. Banyak elemen yang menarik untuk dibahas. Aku pikir ini hanya sekedar drakor rom-com biasa aja, eh ternyata lebih dari itu! Apa kelebihannya? Langsung simak review ku ya!

Disclaimer: Tulisan ini mungkin mengandung spoiler.

Sinopsis

Review Drama Mr. Queen

Ini bukan kisahku, aku tidak sengaja memasuki tubuh seorang ratu. Sayangnya, ratu itu tidak ada niatan untuk hidup dan memilih untuk menenggelamkan dirinya ke dalam danau di istananya sendiri. Namaku Jang Bong-Hwan, seorang koki handal dan juga perayu ulung kelas kakap. Tidak ada wanita yang menolak pesonaku. Tapi, semua keahlian ku lenyap dalam satu malam.

Malam itu, malam yang paling sial di hidupku. Aku dikejar polisi, mereka memasuki apartemenku dengan paksa. Mereka menuduh perbuatan yang tidak aku lakukan. Saat kejar-kejaran berlangsung, aku berlari menuju balkon. Terjadi cekcok di sana hingga aku terjatuh dari ketinggian sekitar 30 lantai dari gedung apartemenku.

Untungnya, Bong-Hwan masih selamat tapi dia harus koma beberapa bulan di rumah sakit karena tubuhnya terjebur ke dalam kolam renang dan kepalanya terbentur cukup keras. Di situlah kisahnya dimulai, selama beberapa bulan jiwanya melayang sangat jauh ke era Joseon (zaman kerajaan Korea). Jiwa Bong-Hwan langsung masuk ke tubuh seorang gadis bernama Kim So-Yong.

Di waktu yang bersamaan, tubuh Kim So-Yong juga hampir tewas karena dia berniat bunuh diri. Untung saja bisa diselamatkan dan dibawa kembali ke istana. Melihat dari fisiknya, itu masih Kim So-Yong, tapi tubuh itu berisikan jiwa Bong-Hwan. 

Jiwa Bong-Hwan belum sadar jika ia terjebak dalam tubuh Kim So-Yong, dan saat sadar........ "AAAAAAAAAA!!!!" Teriakan keras datang dari sebuah kamar yang terlihat kolot. Banyak ornamen jadul ala Korea di sana. Bahkan, kasurnya pun masih berupa alas, tidak ada TV, AC, atau barang elektronik lainnya.

Baca Juga: Review Drama Sweet Home

Bong-Hwan sadar, ini bukan tempatnya, ini bukan dunianya. Ia berlari keluar kamar dan betapa kagetnya banyak dayang-dayang yang menunggunya di luar kamar. Ia terus berlari hingga akhirnya sadar bahwa jiwanya masuk ke tubuh seorang ratu bernama Kim So-Yong. Kali ini Bong-Hwan memutar otak bagaimana caranya dia kembali.

Namun dia diberi tahu bahwa ratu So-Yong ditemukan hampir tewas di danau malam itu, waktunya bersamaan dengan insiden jatuhnya Bong Hwan dari apartemen. Jadi, Bong-Hwan berpikir untuk kembali ke danau dan mau menenggelamkan diri di sana, tapi sayangnya danau itu dikuras habis oleh Ratu Ibu Suri Agung. Akhirnya, Bong-Hwan meminta seluruh orang di istana mengisi air danau itu kembali.

Namun semua itu tidak mudah, zaman Jooseon belum ada selang air, jadi semua pelayan istana mengisi danau menggunakan ember kayu satu per-satu. Butuh waktu sangat lama untuk mengisi danaunya lagi. Itu tadi masalah pertama, masalah berikutnya, Bong-Hwan sadar bahwa dia mendiami tubuh seorang ratu Jooseon. Ratu itu akan menikah dengan Raja Cheoljeong dalam waktu dekat ini.

Sialnya, Cheoljong dan So-Yong saling bermusuhan demi menjaga nama baik klan masing-masing. Tapi, So-Yong mencintai Cheoljong, sayangnya cinta itu bertepuk sebelah tangan. Jadi ini adalah pernikahan terpaksa. Yang lebih menyedihkan, sehari setelah Cheoljong dan So-Yong menikah, sang raja pun mengangkat seorang selir. Selir inilah wanita yang benar-benar dicintai oleh Cheoljong, namanya Jo Hwa-Jin.

Dan kini musuh So-Yong bertambah, bukan hanya Cheoljong, sekarang ada Hwa-Jin. Itu hanya masalah kedua, masalah lainnya ternyata Kim So-Yong ini hanya dimanfaatkan oleh klannya agar klan Kim tetap menguasai Jooseon. Makanya, mereka mengangkat So-Yong sebagai ratu dan ditugaskan untuk memata-matai Cheoljong.

Masalah selanjutnya, lama-lama Cheoljong sadar bahwa So-Yong sebenarnya hanya ratu boneka, sama sepertinya 'raja boneka' agar klan Kim tetap menguasai Jooseon. Akhirnya, Cheoljong berkoalisi dengan So-Yong untuk meruntuhkan klan Kim. So-Yong sendiri bukanlah So-Yong sebenarnya. Ingat, bahwa dalam tubuh So-Yong ada Jang Bong-Hwan, orang modern yang sudah mencicipi era demokrasi.

Maka dari itu, melalui jiwa Bong-Hwan, akhirnya So-Yong mengajarkan sistem demokrasi pada Cheoljong, dan sistem tersebut disambut baik oleh Cheoljong. Namun, perjalanan Cheoljong untuk mengubah Jooseon yang korup - karena klan Kim - itu tidak mudah. Berkali-kali Cheoljong dan So-Yong hampir dibunuh. Berkali-kali pula mereka difitnah. Sulit memang, tapi bukan berarti tidak bisa.

Kira-kira, apakah Cheoljong mampu menumpas korupsi di era Jooseon? Akankah jiwa Bong-Hwan dan So-Yong kembali ke tempat sebenarnya? Untuk dapat jawaban itu, kamu harus nonton langsung dramanya, worth banget dan kocak abis!

Drama Komedi 18+

Review Drama Mr. Queen

Kalau yang suka drakor jenaka, Mr. Queen memang terbaik sih! Dari episode pertama udah dibikin ngakak dengan tingkah Bong-Hwan yang jadi ratu. Kalau kamu punya ekspektasi ratu yang anggun dan elegan, segera hilangkan ekspektasi itu! Cuma di Mr. Queen ratu bisa lari-lari dan ngomong kasar sama raja. Bahkan, ratunya nggak segan nyembur raja!

Tapi, kisah komedi di sini menurutku agak dewasa. Jadi, kalau mau nonton drama ini sama anak-anak, harus diperhatikan, ya. Soalnya, dramanya memperlihatkan adegan dimana raja baca majalah porno. Terus, ada juga adegan making love antara raja dan ratu. Bahkan ada juga adegan dimana salah satu dayangnya ratu punya fantasi tentang cowok-cowok ber-abs.

Baca Juga: Review Drama Stranger Season 1

Memang semuanya tidak diperlihatkan dengan jelas alias diblur, tapi tetap saja perlu adanya edukasi ketika adegan ini muncul saat menonton bersama anak-anak. Selain tentang sex, drama ini juga punya cerita yang ternyata cukup berat untuk anak-anak. Walaupun komedi, tapi di pertengahan menuju episode akhir, tensi drama ini berubah menjadi serius.

Semua menjadi serius akibat unsur politik kerajaan mulai diperdalam dengan detail. Mulai banyak dialog-dialog yang sangat serius, misal tentang taktik Cheoljong untuk menjebak Kim Jwa-Geun hingga taktik Ibu Suri Agung yang ingin melengserkan raja Cheoljong. Jadi, masalah seperti ini tidak terlalu cocok untuk ditonton oleh anak di bawah umur~

Kontroversi yang Menimpa Mr. Queen

Review Drama Mr. Queen

Sayangnya, meski drama ini mencapai puncak rating tertinggi, tapi Mr. Queen banyak menuai kontroversi di kalangan masyarakat Korea lho. Kontroversi pertama ada di episode 2. Di sini, ratu Cheorin (So-Yong) mengatakan bahwa harta nasional "Veritable Records of the Joseon Kingdom" disebut sebagai sebuah 'tabloid.'

Di sini banyak yang merasa bahwa adegan itu tidak menghargai alias meremehkan harta nasional Korea. Berkat kritikan tersebut, tercatat ada sekitar 700 orang yang menandatangani petisi komplain terkait hal ini ke Korea Communications Standards Commission. 

Kontroversi yang kedua adalah penggambaran Daebi Jo yang dianggap tidak sesuai dengan sejarah sesungguhnya. Di drama, Daebi Jo digambarkan sebagai karakter yang suka 'ngedukun' alias percaya takhayul dan hal ini ditentang keras oleh perwakilan dari klan Pungyang Jo.

Timbulnya kecaman ini, akhirnya pihak produksi drama Mr. Queen meminta maaf. Tindakan selanjutnya, pihak produksi menghapus bagian kontroversi terkait soal harta nasional Korea. Tapi, untuk penggambaran karakter Daebi Jo tidak bisa dihapus, hanya saja aku merasa screen time Daebi Jo yang sedang 'men-dukun' jadi semakin lebih sedikit. Di beberapa episode akhir, sudah jarang terlihat Daebi Jo ngedukun.

Tetap Mengedukasi di Tengah Kontroversi

Review Drama Mr. Queen

Meski diterpa dengan beberapa kontroversi, tapi ada sisi edukasi tentang sejarah Korea di sini. Episode pertama, aku jadi tahu tentang pakaian adat wanita saat melangsungkan pernikahan Korea di zaman Jooseon. Mulai dari pakaian dalam, celana pendek mengembang, hingga dangui. Untuk bajunya yang ada di badan doang itu ada sekitar 10 lapis. Bisa kebayang nggak sih beratnya kayak apa?

Belum lagi aksesoris di rambut dan kepala sang ratu, beuh itu lebih ribet lagi. Bukan cuma ribet, tapi juga berat karena memperlihatkan simbol bahwa seorang ratu harus menanggung semua beban negara di kepalanya, makanya 'berat' banget ya? Itu semua dijelaskan di episode 1 lho!

Lalu, di episode 16 juga dijelaskan tentang istilah Jo dan Jong sebuah penamaan untuk penghargaan anumerta dari kerajaan. Selain itu, di drama ini juga dijelaskan sedikit mengenai raja Cheoljong yang meninggal di usia muda. Uniknya, Bong-Hwan dari masa depan tidak memberi tahu soal kematian Cheoljong di usia muda agar sejarah tidak berubah dan tetap di jalurnya.

Drama Komedi Jempolan!

Ketika aku bilang 'jempolan' berarti memang dramanya sebagus itu (setidaknya ini pendapatku ya XD). Rating pribadiku untuk drama ini JEMPOLAN. Artinya apa? Semua aspek yang ada di drama ini begitu pas dan jujur aja aku pengen nontol lagi. Oke kita kupas satu-satu ya:

1. Backsound

Review Drama Mr. Queen
Jujur di drama ini nggak ada OST yang terlalu ngena atau terngiang di pikiran, tapi backsound dari drama ini lebih memorable dibandingkan OST-nya. Kalau kamu perhatikan, setiap pemeran punya backsound khasnya masing-masing. 

Contoh, ketika Byeong-In sang sepupu ratu muncul, pasti ada backsound mendayu-dayu menggambarkan bahwa cinta Byeong-In bertepuk sebelah tangan, dan itu memang benar cinta tak terbalaskan, hiks. Lalu, ketika ratu berhadapan dengan selir (Hwa-Jin) pasti selalu ada backsound menggebu-gebu seolah-olah mereka berdua bermusuhan. Dan itu benar, mereka berdua memang rival. 

Terus, kalau Ratu ketemu sama Ibu Suri Agung, entah kenapa backsound-nya bukan serius melainkan suara yang terdengar jenaka. Tapi memang hampir di semua adegan ratu bertemu Ibu Suri Agung itu scene-nya komedi! 

2. Pemain Kualitas Kelas Atas

Review Drama Mr. Queen
Para pemain di sini nggak bisa diremehkan sama sekali. Ketika mendengar nama Shin Hye Sun, wah ekspektasi aku tinggi banget karena memang doi ini dikenal sebagai artis papan atas. Nah, semua kehebatan aktingnya ini bisa dilihat dari drama Mr. Queen. Dia bisa memerankan karakter sebagai ratu Cheorin (Kim So-Yong) dan Jang Bong-Hwan sekaligus. Itu bagus banget!

Lalu, ada Kim Jung Hyun aktor tampan kelahiran 1990 ini juga hebat memerankan raja Cheoljong. Dulu, aku pernah nonton drama lain dari Jung Hyun, judulnya School 2017. Nah, hawa anak SMA di School 2017 tidak terbawa ke drama Mr. Queen ini dan dia punya kharisma yang kuat sebagai seorang raja Jooseon.

Selain dua pemain di atas, masih ada pemeran lainnya yang menurutku jempolan, yaitu Seol In Ah (Hwa-Jin/selir), Bae Jong-Ok (Ibu Suri Agung), Na In Woo (Kim Byeong-In), Kim in-Kwon (Koki Kerajaan), Cha Chung Hwa (Dayang Choi), dan Chae So-Eun (Hong Yeon), dan masih banyak lagi. Hampir semua pemerannya bisa menampilkan karakter dengan sangat baik.

3. Tensi Cerita yang Berubah-Ubah

Review Drama Mr. Queen
Saat di episode awal-awal, drama ini punya tensi ringan banget. Aku diajak tertawa sepanjang episodenya dengan tingkah laku sang ratu yang nyeleneh. Namun, ketika sudah mulai episode belasan, tensinya berubah menjadi serius. Bukan hal buruk kok!

Justru aku sangat mengapresiasi perubahan tensi yang tidak terlalu tiba-tiba. Perpindahan tensinya cukup mulus dan pas!

4. Hampir Tidak Ada Plot yang Kosong

Review Drama Mr. Queen

Alur cerita dari Mr. Queen ini cukup jelas dan semuanya berfokus pada Ratu Cheorin dengan Raja Cheoljong. Meski fokusnya ada di dua pemeran itu, tapi ada berbagai macam sub-plot yang pas untuk menyatukan benang merah ke cerita intinya. 

Sepertinya hampir tidak ada plot hole di drama ini. Semuanya punya porsi yang pas sesuai role-nya masing-masing. Semua karakter diceritakan dengan baik, bahkan kemunculan supporting role punya porsi yang tepat. Kan ada tuh, drama/film yang menampilkan supporting role tapi rasanya seperti dia adalah main role. Nah, kalau di sini, aku tidak menemukan hal seperti itu. Jadi, nggak akan bikin pusing penonton.

Drama Adaptasi Tiongkok

Review Drama Mr. Queen

Ini fun fact, drama Mr. Queen bukan asli drama Korea. Soalnya, ini adalah sebuah drama yang diadaptasi dari drama Tiongkok berjudul "Go Princess Go" yang rilis tanggal 13 Desember tahun 2015 silam. Untuk alur ceritanya mirip dengan Mr. Queen, hanya saja punya ending yang berbeda.

Kalau di versi China-nya, akhirnya jiwa cowok itu justru seperti jatuh cinta dengan sang raja. Pasalnya, di adegan terakhir, jiwa cowoknya kembali dan bangun dari koma. Ia langsung meneriakan nama raja. Kebetulan sekali, ternyata ada dokter pria - di RS dimana ia koma - yang miripppp banget dengan sang raja. Cerita selesai di situ.

Kalau versi Korea ini, ending-nya dibuat menjadi bromance antara Cheoljong dengan Jang Bong Hwan. Saat Bong Hwan bangun dari koma, hal pertama yang dia cari adalah buku sejarah kerajaan Jooseon. Dia penasaran apakah Cheoljong benar-benar tewas di detik terakhir, atau tidak. 

Tapi, setelah mengetahui Cheoljong berhasil mewujudkan impian era demokrasi di zaman Jooseon, Bong Hwan merasa bahagia. Terlihat seperti seorang sahabat yang senang kalau sahabatnya berhasil melakukan sesuatu. Dan dari awal fokus cerita di versi Korea soal Ratu Cheorin dan Raja Cheoljong, sedangkan Bong Hwan hanya perantara mereka saja.

Ya, pada akhirnya Mr. Queen memang sebuah drama JEMPOLAN yang bikin aku ketagihan untuk re-watch. Dramanya sangat pas dan sesuai genre yang dituju. Hampir semua aspek yang ada di drama ini punya kualitas terbaik, semua itu terbukti dengan masuknya ke dalam jejeran drama dengan rating tertinggi, yakni 17,371%.

Fyi, rating yang diraih itu mengalahkan drama Itaewon Class dan Signal lho! Keren banget kan? Oh iya, berbicara drama Signal nih, aku juga pernah review dramanya di blog ku. Kalau mau baca, langsung klik artikel Review Drama Signal ini, ya!

Comments

  1. Wah, bagus sekali dalam menceritakan alur drakor. Saya juga suka tapi belum mampu mereviuw drakor serapi iniπŸ˜€

    ReplyDelete
  2. Mbak tau ga? Aku itu padahal udah insyaf dan memutuskan ga mau nontkn drakor lagi sejak 2016 tapi gegara review Mr. Queen dimana2 yg bilang bagus (tapi terutama krn aku suka drakor bertema sejarah) akhirnya aku nyerah mbak. Aku nonton dong dan ga nyesel emang sekece reviewmu ini sih mbak. Cerita sejarah berbalut komedi tapi plotnya mantab banget. Salut sama aktingnya sang Ratu.

    ReplyDelete
  3. Ceritanya bagus tapi yang lebih bagus tulisan review ini. Keren! Sukses jempol pokoknya..

    ReplyDelete
  4. Daebak! Lengkap sekali reviewmu kak. Aku kasih jempol sepuluh πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘. Satu pertanyaan, ini kakak nonton dimanaaaaa. Aku juga pengen nonton.. di N*tfli* sepertinya ga ada ya? Aku cuma lihat cuplikan2 aja di youtube dan ig.

    Oiya aku sangat super suka dengan Go Princess Go! Lucuuuu.

    ReplyDelete
  5. Aku terakhir ntn serial drama tentang kerajaan ini kayaknya waktu Princess Hours deh mbak, wkwkwk drakor jaman baheulak banget yaaπŸ˜†

    ReplyDelete
  6. Baca reviewnya aja menarik banget jadi pngen cari nih drama, kayaknya bakal ketagihan nih nontonnya wkkwkw, aku suka yg genrenya ada kerajaan2 itu jadi bisa belajar sejarahnya juga gitu

    ReplyDelete
  7. Iya bener juga ya...jarang ada drama Korea yang bercerita tentang kerajaan...mayoritas drama komedi..atau tema lebih serius....review-nya keren banget...paket komplit πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
  8. Mamaaaa..... hahahah suka banget drama ini. Yaa Allah si Ratu bikin ngakak hahah. Genre kerajaan seperti ini selalmenjadi drakor favorite aku ini hehehhe

    ReplyDelete
  9. Aku memang pengen bgt nonton ini makasih ya reviewnyaπŸ€— tim suka spoiler

    ReplyDelete
  10. Udah lama ga nonton drakor, baca review mu ini mba jadi pengen nonton Mr. Queen. Btw aku lebih suka endingnya versi korea sepertinya hihihi

    ReplyDelete
  11. Keereen banget ceritanya ya.. aku berasa nonton drakornya lewat tulisan-tulisan mbak hehe
    Menarik banget alur ceritanya karena menggabungkan 2 era, modern dan lama..
    Pastinya ini ceritanya kocak sih kalau laki-laki terus berubah jadi di tubuh perempuan, bisa ngakak pasti sewaktu nonton filmnya. Trims mbak sudah direview.. pengen nonton tapi keburu sudah baca spoilernya hahaha

    ReplyDelete
  12. Duh duh untung endingnya nggak meniru drama Tiongkok ya malah jadi LGBT hihi..kalau ini walau agak geli si chef terkesan jadian sama Cheoljong tapi diceritakan juga pikiran Ratu kembali jadi nggak terlalu gimanaa...suka banget drama ini...akting Mama luar biasa...gesturnya itu cowok banget deh pas dirasuki jiwa Chef..

    ReplyDelete
  13. aku ni salut lho sama kamu mba, betah banget nonton film/drama. aku baru nonton 5 menitan udah ngantuuukkk πŸ˜‚πŸ˜‚ nonton startup aja mentok di episode 4 πŸ™ˆ

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Urutan Member NCT 2020 dari yang Tertua hingga Termuda

Berapa banyak member dalam sebuah boyband yang kamu tahu? Tujuh? Sebelas? Dua belas? Atau lima belas? Semua itu masih kalah jumlah dengan member boyband NCT. Hanya di NCT, kamu bakal nemuin member boyband sampai 23 member, dan itu pun masih bisa bertambah lho ! Banyak banget kan ? Sedikit flashback, dulu pertama kali aku mengenal KPOP adalah grup Super Junior dan EXO. Sempat berkomentar ke teman: "banyak banget sampe 12 member!" Saat itu aku yang masih berstatus sebagai newbie di dunia KPOPers agak kaget dan kesulitan menghafal nama + anggotanya. Tapi ternyata ada boyband yang punya member sampai puluhan! Ada alasan di balik banyaknya member NCT. Kalau dilihat berdasarkan nama, NCT ini punya singkatan Neo Culture Technology. Ada maknanya, menurut Lee Sooman selaku CEO dari SM Entertainment, nama tersebut merepresentasikan konsep NCT. Konsepnya sendiri unlimited members dan semua anggotanya berasal dari negara yang berbeda membentuk konsep cross-culture .  Karena anggotanya i

Giveaway Album KPOP, KPOPers Harus Ikutan - GRATIS!

Annyeongg!~ Dalam rangka memperingati natal 2020 dan menyambut tahun baru 2021, HobiHepi mau bagi-bagi dua album KPOP yang bisa didapatkan secara GRATIS! Siapa aja yang boleh ikutan? SEMUANYA BOLEH! Yeayy! Hadiah Giveaway Ada dua hadiah album KPOP untuk dua orang pemenang Giveaway! Hadiah 1: Album NCT Resonance Pt.2 (Arrival Version) Hadiah 2: Album TREASURE The First Step - Chapter 3 3rd Single Album (White Version) Hayo, mau dapetin album yang mana? Syarat Giveaway Ini dia syarat-syarat peserta Giveaway album KPOP! Ikutin syarat-syaratnya biar peluang menangnya lebih besar, ya! Indonesia Only, untuk dari luar Indonesia tidak bisa ikutan.  Mianhaaeeee ~ Akun Twitter dan Instagram yang digunakan boleh berupa  fan account / cyber account / real account.  Selain tiga akun itu, tidak boleh ikutan Giveaway. Akun yang mengikuti Giveaway tidak boleh digembok. Periode Giveaway mulai dari 25 Desember 2020 sampai dengan 23 Januari 2021. Pemenang akan langsung dihubungi oleh @listioriniap Boleh

Apa, Sih, Perbedaan Fanmeeting, Fansigning, dan Konser KPOP?

Jika sebelumnya Saya membahas soal tips beli tiket konser KPOP , kali ini Saya mau berbagi pendapat mengenai perbedaan antara Fanmeeting, Fansigning, dan konser KPOP. Sebenarnya tujuan dari tiga acara tersebut sama saja, yakni agar bisa berinteraksi dengan fans lebih dekat. Tapi, intensi interaksi dari tiga acara tersebut sangatlah berbeda. Nah, selain sebagai ajang bertemu dan kenal dengan fans lebih dekat, para fans juga biasanya bisa mendapatkan banyak benefit dari setiap acara yang diadakan, entah itu berupa foto bersama, hi-touch, atau hanya sekedar mendapatkan poster eksklusif. Tapi sayangnya, fanmeeting, fansigning, dan konser juga punya benefit yang berbeda. Kalau kamu masih bingung atau galau memilih antara fanmeeting, fansigning, dan konser maka di sini Saya akan coba bantu mengetahui perbedaan antara ketiganya. 1. Fanmeeting Dari namanya bisa sudah ditebak kalau fanmeeting ini memang menitikberatkan pada pertemuan antara fans dan idolnya. Jadi, kamu bisa berinterak